Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Iskandar Hasan mengatakan amir Jama'ah Ansharut Tauhid, Abu Bakar Ba'asyir pernah mengunjungi Hamparan Perak, Medan. Dalam kunjungan itu, kata dia, Ba'asyir memberikan anjuran pada komplotan bersenjata di Medan untuk melakukan perampokan.
"Informasi itu dari keterangan mereka yang tertangkap, Abu Bakar Ba'asyir paling tidak dua kali mengunjungi Hamparan Perak itu," kata Iskandar usai menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kapolri dan Menakertrans di gedung Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jakarta, Kamis 7 Oktober 2010.
Iskandar mengatakan kunjungan Ba'asyir ke Hamparan Perak itu dilakukan pada awal tahun ini. Ba'asyir, kata dia, juga turut merekrut jaringan teroris Medan.
"Dan mengajak orang-orang yang kami tangkap ini. Walau pun tidak langsung dia datang memberikan motivasi. Terbukti kan dengan kejadian ini," kata dia.
Tak hanya memberikan motivasi, pengasuh Pondok Pesantren Ngruki, Solo, Jawa Tengah itu juga diduga telah menganjurkan kepada komplotan ini untuk melakukan jihad dengan cara negatif.
"Dakwah agama sih boleh saja. Tapi kalau mengajak kejahatan, mengajak berjihad, mengajak merampok. Ini kan pemahaman mereka yang keliru," kata dia.
"Sehingga apa yang kami tangkap kemarin itu, sembahyang lima waktu lengkap, enggak tahu juga. Makanya mereka segitu gampangnya menerima yang negatif," ujar Iskandar. (umi)


