judul

Dagang Kaos Merk Import
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Minggu, 05 Juni 2011

Asyik, Facebook Akan Dilengkapi Musik, TV, dan e-Book


Facebook terus mengembangkan fitur-fiturnya agar makin digemari pengguna yang senang berjejaring sosial di dunia maya. CEO Facebook Mark Zuckenberg mengatakan, aplikasi musik, program televisi, dan buku bacaan akan menjadi produk baru yang memperkaya aplikasi Facebook ke depannya.

Dalam forum teknologi G-8 di Paris, Zuckenberg menjelaskan bahwa pengalaman multimedia ini kemungkinan akan mengikuti jejak aplikasi permainan di komputer yang telah dikembangkan Facebook selama ini. Saat ini Facebook sedang melakukan pembicaraan dengan Netfix Inc. untuk bisa mengintegrasikan semua aplikasi ini dalam satu perangkat.

"Saya berharap kita bisa mengaplikasikan itu di Fecebook dengan perusahaan baru yang akan kami bangun. Nanti perusahaan ini akan menciptakan konten menarik dan Facebook akan membuat Facebook bisa lebih bersosialisasi," ujar Zuckenberg.

Facebook saat ini sedang memperluas jangkauan bisnis dengan iklan. Facebook bersaing langsung dengan Google untuk urusan ini. Perusahaan yang berbasis di Palo Alto, California itu berhasil mencetak pendapatan lebih dari 2 miliar dollar AS tahun ini


Hacker "LulzSec" Kembali Serang Website Sony

Sekelompok peretas kembali menyerang jaringan komputer milik Sony Corp. Ini merupakan sebuah kemunduran bagi perusahaan Jepang dalam mempertahankan keamanan jaringan komputernya sejak serangan hacker meletus April 2011 lalu.

Kelompok, yang menyebut dirinya LulzSec, Kamis (2/6/2011) menyatakan bahwa mereka masuk ke server yang menjalankan website Sony Pictures Entertainment. Kemudian, hacker merasuk ke akun lebih dari 1 juta pelanggan Sony.

Para pejabat Sony tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar hal ini. Hacker kembali melontarkan pernyataan nyinyir terhadap perusahaan asal Jepang tersebut. "Mengapa Anda memberikan kepercayaan pada perusahaan yang sangat terbuka pada serangan-serangan sederhana seperti ini?" demikian ungkapan hacker itu.

LulzSec juga mengaku bertanggung jawab atas salah satu serangan, yaitu pada Sony Music Japan. Kelompok tersebut mengambil kredit dari ratusan pelanggan Sony.

Serangan yang asli, yang dianggap terbesar dalam sejarah Internet, mendorong raksasa elektronik Jepang itu menutup PlayStation Network dan layanan lainnya selama hampir sebulan.